Ternyata Mudah! Inilah Alat dan Cara Pasang CCTV Manual

0 Comments

 

Keamanan sebuah hunian dewasa ini harus diperhatikan dengan sangat baik, hal ini dikarenakan banyak kejadian yang tidak diinginkan salah satunya seperti pencurian.

Keamanan hunian dapat dibangun dengan memasang kunci, pintu besi, pagar dan CCTV sebagai alat pemantau keadaan hunian. CCTV atau Closed Circuit Television adalah perangkat keamanan yang berfungsi dalam mengintai keadaan hunian agar apa yang terjadi di dalam hunian dapat terpantau.

Pemasangan CCTV umumnya di lokasi yang strategis di mana dapat memantau semua hunian secara keseluruhan. Umumnya CCTV dipasang di pojokan atas rumah yang dapat memantau seluruh ruang dan juga cukup tersembunyi.

Dalam pemasangan CCCTV tentu dibutuhkan alat-alat tertentu dan juga jasa pemasangan CCTV seperti kontraktor ME (Mekanikal Elektrik) yang akan membantu memasangkan CCTV agar terpasang dengan baik.

Adapun memasang CCTV bisa dilakukan sendiri manual tanpa menggunakan jasa dan ternyata cukup mudah dilakukan selama mengikuti tips di bawah.

Tips Memasang CCTV Sendiri Tanpa Jasa

Memasang CCTV sendiri di hunian ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Adapaun sebelum memasang CCTV perlu ada alat-alat yang disiapkan terlebih dahulu. Antara lain:

  1.  Monitor CCTV yang berfungsi dalam menampilkan gambar hasil CCTV. Monitor CCTV dapat menampilkan hingga 4 lokasi kamera, untuk itu Anda harus memperhatikan diameter monitor agar video yang muncul dapat dilihat dengan nyaman. Harga monitor di pasaran berkisar antara 300.000 rupiahn hingga 1 juta rupiah.
  2. DVR atau Video Recorder Digital yang berfungsi dalam menyimpan data visual yang kemudian diubah menjadi video yang dapat ditampilkan. Harga DVR di pasaran berkisar 1 jutaan atau lebih tergantung kualitas yang dimiliki.
  3. CCTV Camera yang berfungsi dalam merekam video. Ada beberapa jenis kamera yang cukup direkomendasikan untuk dipasang yaitu fixed dome, IP camera, Wireless kamera, Pan/Tit/ dan Zoom Camera. Harga kamera CCTV di pasaran mulai dari 100.000 rupiah hingga 1jt rupiah tergantung jenisnya.
  4. Adapter dan Power Supply
  5. Kabel power yang mudah didapatkan di pasaran dengan harga 10 hingga 15 ribu rupiah.
  6. Crimp kabel yang digunakan untuk memotong kabel
  7. Kabel coaxial yang befungsi sebagai perantara sinyal video melalui kamera
  8. Konektor RF yang berfungsi sebagai penghubung antara kamera dan DVR

Adapun cara memasangnya antara lain:

1. Menyiapkan kabel

Siapkan semua kabel yang dibutuhkan termasuk kabel power

2. Menentukan lokasi pemasangan

Seperti yang telah diulas sebelumnya, lokasi CCTV adalah di area yang dapat memantau seluruh hunian sekaligus tersembunyi. Selain itu kondisi terang gelapnya juga harus diperhitungkan dalam penempatan CCTV agar video yang dihasilkan bagus. Juga jauhkan kamera CCTV dari hujan maupun terik matahari agar tidak mudah rusak.

Baca juga: LAMPU SOROT LED, TEKNOLOGI MASA DEPAN RAMAH LINGKUNGAN

3. Menempatkan monitor dan DVR

Tempatkan monitor di lokasi yang mudah dijangkau tapi tidak mudah diketahui sehingga aman dari perusakan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab, kalau perlu sediakan ruangan khusus untuk monitor dan DVR yang dapat diakses oleh hanya orang-orang tertentu saja. Usahakan monitor dan DVR diletakkan berdekatan agar koneksi mudah dan video juga mudah diakses dengan lancar.

4. Penarikan dan penempatan kabel

Penarikan dan penempatan kabel ini berasal dari monitor, DVR dan CCTV. Dalam menghubungkan kabelnya haruslah dikerjakan dengan hati-hati agar kabel yang terpasang sesuai dan agar tidak sia-sia membuang kabel karena terlalu panjang memasangnya.

Walaupun keahlian memasang kabel-kabel ini hanya dimiliki oleh jasa instalasi listrik, tapi kemampuan ini dapat dipelajari perlahan-lahan.