Mudah Dan Praktis, Begini Cara Menguji Kualitas Pasir Pasang Yang Benar

0 Comments

Pasir pasang adalah salah satu elemen yang memiliki peran cukup penting dalam membangun rumah atau pun bangunan lainnya. Dalam kontruksi bangunan, pasir jenis ini biasanya digunakan dalam campuran beton, bahan perekat untuk memasang bata atau keramik, dan juga sebagai bahan uruk. Pengetahuan tentang kualitas pasir yang baik tentunya sangat diperlukan sebelum memutuskan untuk membeli dan menggunakannya sebagai bahan bangunan. Karena kesalahan dalam pemilihan kualitas pasir akan berakibat fatal pada hasil bangunan. Misalnya seperti retak – retak pada dinding dan tihang yang dicor pun akan mudah terbelah.

Cara Menguji Kualitas Pasir Pasang

Pasir pasang yang bagus adalah pasir yang murni tanpa mengandung campuran apapun seperti tanah liat, lumpur, bahan organik, dan sampah. Adanya bahan – bahan seperti itu di dalam pasir tentu saja membuat kualitasnya menurun karena pasir tersebut menjadi tidak bisa tercampur sempurna ketika diaduk dengan semen yang nantinya akan mengakibatkan lemahnya struktur bangunan. Oleh karena itu, kualitas pasir yang bagus sudah semestinya menjadi prioritas dalam setiap pembangunan.

Harga Pasir Pasang itu sendiri berada pada kisaran Rp. 150.000 per meter kubiknya. Dengan catatan, semakin tinggi kualitas pasir maka akan semakin mahal juga harganya. Meskipun begitu, kualitas terbaik tetaplah dibutuhkan karena tentunya Anda menginginkan bangunan yang kokoh dan kuat selama bertahun – tahun. Dengan demikian, Anda tidak perlu repot – repot dan mengeluarkan biaya ekstra untuk merenovasi bangunan tersebut yang dilakukan terlalu sering. Bukan hanya boros uang, tetapi hal seperti ini juga akan membuang banyak waktu.

Bagaimana Cara Menguji Kualitas Pasir Pasang?

Menggenggam Pasir

Menggenggam Pasir

Ambilah sedikit pasir dan letakan pada genggaman tangan Anda. Setelah itu, amati apakah pasir tersebut menggumpal dan mengotori tangan Anda. Coba perhatikan ketika menggenggamnya apakah rasanya sama seperti menggenggam tanah basah. Kemudian jatuhkan pasir dari tangan Anda dan amati apakah hasilnya tetap menggumpal atau tidak. Pasir yang menggumpal kemungkinan kualitasnya buruk karena bisa saja mengandung lumpur dan bercampur dengan tanah. Sedangkan pasir yang berkualitas tinggi biasanya akan pecah dan bertebaran saat dijatuhkan. Jika tangan Anda dapat dibersikan dengan hanya menepuk – nepuk kedua tangan, berarti pasir itu memang memiliki kualitas yang baik.

Merendam Pasir

Ambilah sedikit pasir pasang yang akan Anda uji kualitasnya dan ambil air segayung. Setelah itu, masukan pasir ke dalam air dengan cara dikepal kemudian lepaskan secara perlahan – lahan dan amatilah. Jika pasir tersebut dapat terurai di dalam air, maka dapat dipastikan kualitas yang dimiliki adalah buruk karena kemungkinan mengandung campuran ampas dan bahan – bahan lain. Tetapi jika pasir itu tidak dapat terurai, atau terurai dengan lambat maka pasir tersebut memiliki kualitas yang baik.

Perhatikan Warna Pasir

Warna pasir yang bagus pada umumnya berwarna abu – abu gelap karena berasal dari bebatuan pegunungan. Pasir yang terbuat dari bebatuan pegunungan tentunya memiliki kualitas yang lebih tinggi karena masih murni dan tidak tercampur bahan – bahan lain. Sedangkan pasir yang bewarna lebih terang seperti kemerahan dan kecokelatan biasanya berasal dari leburan batu lunak yang mengandung banyak tanah dan lumpur.

Dengarkan Suaranya

Ambilah cangkul kemudian tancapkan ke dalam pasir. Jika terdengar suara “kresh” dan terasa lebih renyah ketika dicangkul, artinya pasir tersebut masih murni berasal dari pegunungan dan memiliki kualitas yang baik.

Nah, itulah cara yang dapat Anda lakukan untuk menguji dan mengetahui kualitas pasir pasang yang bagus untuk bahan bangunan. Mudah bukan?